Cara Membuat dan Menyusun Strategi Bisnis yang Efektif Untuk Pemula

Selamat datang dan berjumpa kembali bersama Lummatun, tempatnya kita belajar bareng kaitan marketing online, perdagangan, dan dunia website.

Seseorang yang tengah menjalankan usaha perlu pengelolaan yang baik, supaya apa-apa yang diharapkannya dapat tercapai lebih maksimal.

Perhatian…!

Dalam pembahasan ini cukuplah lebar dan luas, karena hampir semua materi yang berhubungan dengan pengelolaan bisnis akan disampaikan.

Oleh sebab itu, bacalah dengan santai, dan bertanyalah melalui kolom komentar jika terdapat materi yang belum dipahami.

Terimakasih.

Daftar Isi Pembahasan.

14 Cara Membuat dan Menyusun Strategi Bisnis yang Efektif Untuk Pemula.

Berikut ini cara membuat dan mengatur strategi bisnis yang efektif dan baik untuk pemula

1. Berpikir kritis.

Pemikiran yang kritis atau tajam merupakan strategi pertama yang perlu diterapkan dalam mempertahankan dan mengembangkan bisnis.

Berikut ini manfaat bagi bisnis ketika Anda mampu berpikir kritis:

  • Mudah menyelesaikan masalah. Yang namanya bisnis tidak bisa lepas dari permasalahan. Baik itu masalah internal, maupun eksternal. Dengan pemikiran yang kritis, tentunya akan memudahkan Anda dalam menyelesaikan masalah tersebut.
  • Mengetahui kemampuan diri. Salah satu kriteria bisnis yang mudah berkembang adalah yang diawali dari keahlian dan pengalamannya. Dengan berpikiran yang kritis, Anda memahami kemampuan diri sehingga lebih mudah mengambil keputusan yang tepat.
  • Mampu berkomunikasi dengan baik. Manfaat berikutnya ketika Anda berpikir kritis, adalah mampu mendengarkan suatu pembicaraan dengan baik dan cermat. Dengan begitu, kemampuan Anda dalam berkomunikasi dengan mereka akan lebih baik.

Dan inilah langkah-langkah sederhana yang perlu dilakukan supaya Anda mampu berpikir kritis.

A. Banyak bertanya.

Rasa ingin tahu merupakan kunci dasar untuk melatih Anda menjadi orang yang kritis. Anda dapat mempraktikkannya dengan dua cara, pertama bertanya kepada diri Anda sendiri, dan kedua bertanya ke orang lain.

Semisal, Anda mendapatkan informasi atau suatu permasalahan yang baru.

Beberapa pertanyaan yang perlu Anda sampaikan sebagai berikut

  1. Apa?
  2. Mengapa?
  3. Di mana?
  4. Kapan?
  5. Siapa?
  6. Bagaimana?

Kemudian, carilah tahu jawaban dari ke-enam pertanyaan tersebut.

Jika Anda kurang puas dengan jawaban sendiri, Anda bisa menanyakannya kepada orang lain.

B. Mendengarkan Secara Fokus.

Jika Anda mendapatkan informasi baru, atau ada orang lain yang sedang berbicara menyampaikan idenya, dengarkanlah dengan cermat dan fokus.

Yang perlu diketahui bersama

Mendengarkan secara aktif, fokus, dan teliti ketika ada orang lain sedang berbicara dapat memudahkan Anda dalam memahami apa yang dimaksud mereka. Dengan begitu, Anda bisa menanggapi atau merespon mereka sesuai topik pembicaraan.

Hal ini tentunya dapat membantu Anda dalam upaya meningkatkan cara berpikir yang kritis dan mengubah suasana pembicaraan menjadi lebih produktif.

C. Mempertimbangkan Kemungkinan yang Terjadi.

Langkah selanjutnya untuk melatih pemikiran Anda lebih kritis adalah dengan mempertimbangkan segala sesuatu yang dimungkinkan bisa terjadi.

Langkah itu dilakukan ketika Anda ingin mengambil keputusan.

Artinya, sebelum Anda mengambil keputusan akan lebih baik jika mempertimbangkan terlebih dahulu seperti apa hasilnya. Baik itu positif maupun negatifnya perlu Anda pikirkan.

Contoh pertimbangan yang sederhana sebagai berikut:

Apakah keputusan Anda akan mengubah sesuatu yang lebih baik?

Jika iya,

Apa, dan siapa saja yang akan terpengaruhi oleh perubahan tersebut?

Apabila sudah mengetahui jawaban dari kedua pertanyaan di atas, maka secara otomatis Anda mampu mengantisipasi atau setidaknya bisa menyelesaikan permasalahan yang nantinya mungkin terjadi.


2. Berani mengambil resiko.

Langkah selanjutnya dalam mengatur dan mengelola strategi bisnis yang handal adalah keberanian untuk mengambil resiko, kerja keras dan pantang menyerah.

Besar kemungkinan Anda pernah mendengar istilah berikut

Jangan pernah menjadi pengusaha kalau takut dengan kegagalan.

Istilah tersebut mengartikan bahwa dunia usaha penuh resiko yang harus dilalui.

Dan salah satu sikap yang menggambarkan Anda sebagai sosok yang berani mengambil resiko adalah membuat prototipe.

Prototipe adalah uji coba yang Anda lakukan sebelum menerbitkannya secara publik.

Semisal, Anda ingin menjual atau memproduksi pakaian wanita.

Sebelum memproduksi dalam jumlah yang banyak, terlebih dahulu Anda membuat satu pakaian sebagai uji cobanya.

Tujuannya adalah agar Anda mengetahui model pakaian yang dibuat apakah banyak peminatnya?

Anda bisa minta kritikan atau pendapatnya orang lain. Biarkan mereka memberi saran dan masukan mengenai model pakaian yang barusan Anda buat.

Dengan begitu, Anda akan tahu kekurangan yang perlu diperbaiki.

Lebih jelasnya mengenai prototipe bisa Anda baca apa itu prototipe dan manfaatnya bagi bisnis.

3. Pikiran yang Terbuka.

Langkah ketiga yang perlu dilakukan ketika ingin menyusun strategi bisnis yang tepat dan baik adalah berpikir terbuka atau istilah lainnya adalah Open Minded.

Open Minded adalah cara berpikir Anda dalam menerima beragama ide, pendapat, dan informasi yang didapatkan dari orang lain. Artinya, Anda sebagai pebisnis sudah sepatutnya menerima pendapat, dan ide yang disampaikan oleh rekan bisnis, maupun pelanggan.

Dan jangan pernah menganggap segala keputusan dan pemikiran Anda yang paling benar.

Catat baik-baik.

Tidak selamanya Anda mengalami kesuksesan, karena dunia usaha pasti ada pasang dan surut dalam perjalanannya.

Oleh sebab itu, membuka pikiran yang lebih luas, serta menerima pendapat dan sarannya orang lain merupakan strategi ampuh dalam menjaga kestabilan bisnis.

Tapi perlu diingat.

Berpikir terbuka tidak sebatas itu. Ketika Anda sedang mengalami kesusahan dan mau menceritakan masalahnya kepada rekan bisnis, itu juga termasuk contoh pemikiran yang terbuka.

4. Menjadi Sosok yang Oportunis.

Dalam upaya menyusun strategi bisnis yang hebat, tidak ada salahnya jika Anda menjadi sosok yang oportunis.

Oportunisme adalah suatu aliran pemikiran yang menghendaki pemakaian kesempatan menguntungkan dengan sebaik-baiknya, demi diri sendiri, kelompok, atau suatu tujuan tertentu. Oportunisme adalah tindakan bijaksana yang dipandu terutama oleh motivasi mementingkan diri sendiri. Istilah ini dapat diterapkan untuk individu, kelompok, organisasi, gaya, perilaku, dan tren.

Sumber Wikipedia.

Artinya, Anda sebagai wirausahawan dituntut mampu memanfaatkan keadaan sebagai sumber pendapatan dan pengembangan usaha.

Semisal, dilingkungan Anda banyak yang membutuhkan website toko online, dan Anda cukup berpengalaman dan ahli dalam menciptakan berbagai jenis website.

Dalam keadaan yang sedemikian itu, seharusnya dimanfaatkan Anda sebagai peluang bisnis dengan menawarkan jasa pembuatan website toko online kepada mereka.

Atau, Anda juga dapat memanfaatkan keadaan untuk mengembangkan bisnis.

Semisal, sudah banyak yang menggunakan jasa pembuatan website yang Anda miliki. Tapi, hanya beberapa saja yang berhasil mengembangkan websitenya.

Dengan begitu, Anda bisa membuka pembelajaran lebih dalam mengenai pengelolaan website yang baik supaya kedepannya mampu berkembang dan mendapatkan ribuan pengunjung setiap harinya.

Jika ada seseorang yang tertarik belajar lebih dalam mengenai website tentunya terdapat biaya tambahan. Yang maksudnya, pembelajaran tersebut dijadikan Anda sebagai pelayanan tambahan yang premium.

5. Miliki Nilai Lebih.

Bukanlah masalah jika Anda memiliki ide bisnis yang sudah banyak yang memilikinya.

Semisal, di lingkungan Anda sudah ada yang membuka restoran. Silahkan saja kalau Anda berkeinginan membuka restoran atau warung makan sederhana.

Yang penting, warung makan yang Anda kelola punya nilai lebihnya dibanding kompetitor. Dan nilai lebih bisa terletak dalam segi rasa, menu makanan, fasilitas, pelayanan dan harganya.

6. Mengatur Jadwal yang Baik.

Dalam penerapan strategi bisnis yang baik diperlukan sikap disiplin. Anda tahu kapan waktunya untuk bekerja, istirahat, promosi, belanja, dan sebagainya.

Oleh sebab itu, Anda tidak boleh sembarangan melakukan sesuatu yang bukan pada waktunya karena hal itu akan berdampak negatif pada keberlangsungan bisnis.

Jadi, solusi terbaiknya adalah membuat jadwal harian.

Berikut ini beberapa manfaatnya ketika Anda telah membuat jadwal

  • Meningkatkan Produktivitas. Dengan membuat jadwal, Anda akan mengetahui waktu luang, dan bisa mengisinya dengan kegiatan yang lebih bermanfaat bagi bisnis, maupun pribadi Anda sendiri.
  • Menghilangkan Stres. Salah satu perkara yang menyebabkan stres adalah karena tenaga dan pikiran terlalu lelah. Tapi, hal itu tidak akan terjadi jika Anda sudah membuat jadwal.
  • Menjaga Kesehatan. Pembuatan jadwal yang baik dapat membantu Anda dalam merencanakan kegiatan yang menyebabkan tubuh tetap sehat, seperti berolahraga. Ingat, sehebat apapun Anda tapi tidak akan berdaya kalau tubuh sedang sakit. Oleh sebab itu, jagalah tubuh dan pikiran agar tetap sehat karena salah satu faktor terbesar yang menyebabkan keberhasilan bisnis adalah kesehatan.

Kiranya itu beberapa manfaatnya ketika Anda mengatur waktu dengan baik demi mematangkan strategi bisnis.

7. Menjadi Sosok yang kreatif.

Kreativitas adalah kemampuan berpikir untuk menciptakan sesuatu yang baru, atau menghubungkan pemikiran dengan sesuatu yang sudah ada.

Semisal, di perusahaan terdapat mesin yang rusak. Daripada harus membeli mesin yang baru akan lebih baik jika Anda memanfaatkan barang yang ada untuk memperbaikinya.

Kemampuan seperti itulah termasuk elemen penting dalam strategi bisnis.

8. Meningkatkan Pelayanan.

Pelayanan yang baik merupakan pondasi dasar dalam membangun strategi bisnis yang efektif. Oleh karena itu, Anda perlu meningkatkan kualitas pelayanan terhadap konsumen.

Berikut ini tujuan dan manfaat memberikan pelayanan terbaik terhadap konsumen

  • Membantu konsumen untuk memilih barang atau jasa yang ditawarkan.
  • Meningkatkan rasa kepercayaan konsumen terhadap barang ataupun jasa yang ditawarkan.
  • Menjadikan konsumen merasa lebih puas dan nyaman.
  • Supaya konsumen merasa diperhatikan dan merasa diperlakukan lebih baik.
  • Untuk mempertahankan loyalitas konsumen, supaya tetap menjadi pelanggan yang setia.

9. Bekerjasama dengan Mitra Bisnis yang Tepat.

Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan agar strategi bisnis yang Anda susun menjadi lebih baik adalah berkerjasama dengan rekan atau mitra yang tepat.

Berikut ini beberapa jenis kerjasama dalam bisnis yang layak Anda ketahui

  • Bagi Hasil.

Sistem kemitraan yang satu ini biasanya dilakukan oleh pebisnis kecil yang masih pemula dengan cara mengajak teman ataupun saudara untuk menjadi pemodal. Kemudian pembagian hasilnya akan diatur berdasarkan ketentuan dan kesepakatan bersama.

  • Afiliasi.

Afiliasi adalah sistem kerjasama dengan memberikan komisi kepada seseorang yang memasarkan produk atau layanan tertentu.

Artinya, afiliasi menawarkan peluang usaha dan keuntungan kepada orang lain.

Contoh, Anda punya produk pakaian dan sudah memiliki website toko online sendiri. Dengan begitu, Anda bisa membuat penawaran kepada siapa saja untuk ikut serta dalam mempromosikan produknya Anda melalui link afiliasi.

Bagi seseorang yang berhasil menjual produknya Anda melalui link afiliasi tersebut, maka dia berhak mendapatkan komisi yang sudah Anda tentukan sebelumnya.

  • Build, Operate, and Transfer (BOT).

Bisnis properti biasanya menggunakan kerjasama yang satu ini.

Semisal, seorang pebisnis mengajak seseorang yang memiliki tanah luas menjadi rekan bisnisnya.

Kemudian tanah tersebut dijadikan tempat pembangunan bisnis yang sudah direncanakan.

Pada waktu yang sudah disepakati bersama, tanahnya dikembalikan lagi kepada pemiliknya dan pembagian hasilnya juga berdasarkan kesepakatan pihak yang berhubungan.

  • Joint Venture.

Jenis kerjasama yang satu ini merupakan patungan yang umumnya dilakukan oleh beberapa orang. Tidak hanya dalam segi keuntungannya, tetapi risiko juga dibagi kepada setiap pihak yang terkait.

  • Merger.

Jenis kerjasama merger merupakan penggabungan antara dua perusahaan atau lebih yang bertujuan untuk memperluas bidang usahanya.

Contohnya adalah perusahaan PT Lippo Karawaci Tbk yang banyak perusahaan telah bergabung dan diantaranya adalah PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk, PT Sumber Waluyo, PT Ananggadipa Berkat Mulia dan masih banyak lagi lainnya.

Setelah Anda mengetahui jenis-jenis kerjasama, berikut ini beberapa manfaat dan keuntungannya:

  1. Keuntungan lebih mudah meningkat karena langkah promosi atau pemasaran bisa dikerjakan bersama-sama.
  2. Mudah menyelesaikan masalah karena problem yang sedang terjadi dapat didiskusikan lebih lanjut.
  3. Jangkauan usaha lebih mudah meluas dan berkembang.

Namun begitu, Anda perlu berhati-hati ketika menentukan seseorang sebagai rekan bisnis. Lebih jelasnya sudah saya jabarkan di sini langkah sederhana memilih seseorang sebagai rekan bisnis.

10. Memanfaatkan Website.

Tahukah Anda, Website cukuplah ampuh dalam meningkatkan strategi bisnis supaya hasilnya lebih memuaskan.

Bagaimana tidak,,,…

Sekarang coba renungkan kembali, apa tujuan Anda mempelajari strategi bisnis?

Tentunya karena ingin mengembangkan bisnis, mendapat konsumen yang lebih, dan berharap mampu mendatangkan banyak pelanggan setia.

Jika memang benar tujuan Anda seperti itu, maka memiliki website termasuk pilihan tepat karena terdapat beberapa kelebihan dan manfaat sebagai berikut:

  • Bisnisnya Anda lebih mudah dikenali banyak orang dari berbagai daerah, karena yang namanya website akan terhubung dengan Google.
  • Kualitas pelayanan lebih baik, karena calon konsumen dapat bertanya, dan meminta bantuan melalui halaman kontak yang Anda sediakan didalam website.
  • Usaha atau perusahaan lebih profesional, karena Anda dapat mencantumkan visi misi, alamat bisnis, dan sebagainya.
  • Meningkatkan kepercayaan calon konsumen, karena memiliki website berbayar menunjukkan bahwa pemilik bisnis punya keseriusan, dan tanggung jawab.
  • Biaya pembuatan yang begitu terjangkau. Membuat website tidak harus mengeluarkan biaya hingga jutaan rupiah. Siapkan saja modal sekitar 600.000 dan Anda sudah punya website profesional.
  • Proses pembuatan yang sangat mudah. Anda cukup membeli paket hosting, dan kemudian website langsung aktif secara otomatis jika Anda sudah melakukan pembayaran.

Jika tertarik, Langsung simak Panduan Termudah Bikin Website.

Atau hubungi kami melalui halaman kontak kalau Anda tidak ada waktu untuk membuatnya sendiri.

Terimakasih.

11. Memperbaiki Kualitas Produk.

Produk atau layanan yang berkualitas baik adalah sesuatu yang berguna, inovatif, dan sekaligus mampu memuaskan hasrat konsumen.

Ketika konsumen sudah merasa senang terhadap produk yang dibelinya tentu besar kemungkinan mereka akan menjadi pelanggan yang setia.

Dan termasuk keharusan bagi Anda untuk menjaga kesetiaan pelanggan, supaya mereka tidak mudah berpaling dari Anda.

12. Melakukan Promosi Bisnis.

Strategi selanjutnya yang sangat penting adalah promosi untuk memperkenalkan produk maupun layanan ke calon konsumen.

Anda dapat melakukannya dengan dua metode, yakni promosi secara offline, dan online.

Promosi offline umumnya dilakukan dengan membuat banner, sedangkan promosi secara online bisa memanfaatkan Google Ads, Facebook Ads, Whatsapp, dan sejenisnya.

Tapi, semuanya itu butuh materi khusus supaya hasilnya lebih memuaskan. Oleh karena itu, nanti saya usahakan membahas kaitan strategi promosi lebih mendalam pada artikel yang berbeda.

Update.. Silahkan baca Persiapan Promosi Online.

13. Memilih Tempat yang Menguntungkan.

Tempat atau lokasi juga berpengaruh terhadap keberhasilan dan keberlangsungan bisnis dalam jangka panjang. Karenanya, Anda harus pandai menentukan tempat yang strategis atau menguntungkan.

Pembahasan lebih lengkap mengenai tempat strategis untuk usaha akan dituliskan pada artikel selanjutnya. Oleh sebab itu, Anda perlu sering-sering berkunjung ke website ini agar mengetahui update terbaru dari kami.

Update..

Silahkan simak langkah-langkah menentukan tempat strategis.

14. Menentukan Harga Produk.

Yang tidak kalah pentingnya dalam strategi bisnis adalah menentukan harga produk yang tepat.

Seumpama harga yang Anda buat terlalu mahal maka dapat menghambat penjualan. Tapi kalau terlalu murah, nantinya Anda yang kesulitan sendiri memutarkan keuangan karena pemasukan yang tidak sesuai dengan pengeluaran.

Jadi solusinya adalah

  1. Menentukan harga sesuai kualitas produk.
  2. Memperhatikan harga kompetitor.

Kiranya cukup sekian dan terimakasih. Silahkan hubungi kami melalui halaman kontak jika Anda ingin konsultasi mengenai website, dan marketing online.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.