Cara Menyusun, dan Membuat Rencana Anggaran Bisnis Kecil

Selamat datang dan berjumpa kembali bersama Lummatun, media untuk belajar bersama kaitan dengan dunia usaha, marketing online, dan website.

Saya punya teman bernama Kang Jhoni.

Bisnisnya menjual makanan ringan, dan nasi bungkus di pasar malam desa saya.

Makanan ringan dan nasi bungkusnya setiap hari selalu habis terjual. Untuk menjaga keuntungan dari hasil penjualnya, seminggu sekali kang Jhoni menyimpan uangnya di bank.

Dan setiap bulannya selalu mengecek saldo bank supaya dia tahu secara pasti uang yang sudah terkumpul.

Tapi, dia tidak akan tahu keadaan, dan masa depan bisnisnya jika hanya mengandalkan nabung di bank, tanpa adanya anggaran bisnis, dan mencatat keuangan yang diperlukan.

Padahal, dengan punya anggaran, dan mau mencatat semua biaya bisnis akan membantu Kang Jhoni memahami kondisi bisnisnya dan mengetahui apa yang harus dilakukan supaya bisnisnya mampu berjalan lancar, dan tambah sukses.

Berikut ini manfaat membuat catatan anggaran dan pengeluaran:

  1. Mengetahui Kegiatan Yang Merugikan dan Menguntungkan Bisnis.
  2. Mengetahui biaya operasional dan penjualan, serta membantu kakak mengetahui kecukupan dana untuk tetap menjalankan bisnis.
  3. Kaka bisa menyiapkan diri menghadapi pengeluaran yang tidak terduga, seperti kenaikan harga sewa tempat, dan biaya untuk perbaikan mesin atau alat yang rusak.
  4. Kakak bisa mengembangkan bisnis dengan rencana yang lebih matang, dan menghindari kesalahan yang pernah dilakukan.

Cara Mudah Membuat, Menyusun Rencana Anggaran Bisnis Berskala Kecil

1. Menuliskan Daftar Pekerjaan.

Tahap pertama yang perlu dilakukan untuk membuat rencana anggaran biaya bisnis adalah menuliskan daftar pekerjaan, seperti waktu memproduksi, belanja, operasional, pemasaran, mengatur keuangan, dan waktu istirahat.

Menuliskan daftar pekerjaan melatih kakak untuk disiplin waktu. Artinya, kakak bisa melakukan pekerjaan sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan.

Dengan begitu, waktu dan tenaga kakak lebih terjaga karena tidak ada pekerjaan yang tumpang tindih.

Dan manfaat utama dari menuliskan daftar pekerjaan adalah untuk mengetahui biaya yang akan dikeluarkan, dan mencegah pengeluaran biaya yang berlebihan.

2. Membuat Daftar Pengeluaran.

Kalau diatas kita bahas tentang daftar pekerjaan. Sekarang membuat daftar uang yang dikeluarkan.

A. Biaya pemasaran.

Yang namanya usaha pasti butuh pemasaran. Tidak memandang itu usaha besar maupun usaha kecil, semuanya butuh pemasaran supaya lebih mudah diketahui banyak orang.

Kakak perlu mencatat biaya ini, seperti upah untuk seseorang yang mau membantu mempromosikan usahanya kakak. Begitu pula jika kakak berencana beriklan di Facebook Ads, Google Ads, atau sejenisnya, biayanya perlu dicatat baik-baik.

B. Biaya Untuk Gaji Karyawan.

Jika kakak sudah punya karyawan, gaji mereka perlu dicatat, dan disimpan sebagai dokumentasi penting.

Dan semua bentuk biaya yang dikeluarkan harus dicatat, seperti biaya teknologi, peralatan, kendaraan, sewa tempat, listrik, bahan bakar, belanja bahan pokok, dan lain-lain.

Kakak yang lebih tahu kaitan biaya yang dikeluarkan. Lebih mantapnya lagi mencari informasi sebanyak-banyaknya yang berhubungan dengan bisnisnya kakak.

3. Memisahkan Pengeluaran Pasti dan Tidak Pasti.

Langkah selanjutnya adalah memisahkan pengeluaran yang pasti, dan pengeluaran yang tidak pasti.

Contoh pengeluaran pasti adalah belanja bahan pokok, menyewa tempat, membeli peralatan, membayar listrik, gaji karyawan dan sebagainya.

Sedangkan contoh pengeluaran yang tidak pasti atau pengeluaran yang tidak terduga adalah membayar tukang servis jika ada peralatan atau mesin yang rusak.

Dari situlah, kakak perlu menyiapkan anggaran untuk biaya pengeluaran yang sudah disebutkan di atas, dan memisahkannya supaya anggaran tersebut lebih rapi, dan tidak sampai salah digunakan.

Tips tambahan..

Lebih baiknya jika kakak mencari tahu mana pengeluaran yang dapat menghasilkan keuntungan, dan penghasilan dalam jangka panjang.

Semisal, kakak membuat website yang mengharuskan kakak mengeluarkan sedikit uang, tapi dalam jangka panjang akan menguntungkan, dan meningkatkan penjualan.

Catatan..

Jika kakak membutuhkan website, tapi tidak ada waktu untuk membuatnya, maka saya siap membantunya.

Tapi syaratnya, kakak perlu serius dan jangan mudah menyerah ketika mengelola website demi kesuksesan bisnis, dan kemanfaatan bersama di masa depan.

4. Melakukan Rekapitulasi.

Langkah ke empat yakni membuat rekapitulasi. Rekapitulasi adalah sebuah ringkasan, atau perincian data yang telah dicatat.

Artinya, semua catatan di atas perlu kakak ringkas sedemikian rupa supaya kakak mengetahui kaitan biaya yang akan dikeluarkan.

Adapun tujuan membuat rekapitulasi adalah supaya laporan ataupun data yang dituliskan lebih simpel dan mudah dipahami. Selain itu, rekapitulasi yang kakak buat bisa digunakan untuk calon investor. Dengan melihat rekapitulasi, seorang investor akan mudah mengetahui berapa dana yang dibutuhkan, dan dana tersebut untuk apa saja.

5. Memanfaatkan Aplikasi Akunting.

Jika kakak tidak ingin repot-repot menulis semua biaya bisnis, saya punya satu rekomendasi aplikasi akunting Android bernama Buku Warung.

Aplikasi tersebut mudah digunakan, dan banyak fitur canggih yang sangat bermanfaat, seperti fitur untuk mencatat semua transaksi, utang piutang, mengirim pengingat tagihan kepada pelanggan yang hutang, dan kakak juga bisa membuat kartu nama di sana secara gratis.

Jika tertarik menggunakannya, silahkan download aplikasi Buku Warung.

Yang lebih istimewanya lagi, semua catatan yang kakak tulis tidak akan hilang meskipun ganti hp yang baru. Dengan begitu, kakak tidak perlu khawatir kehilangan data penting, yang penting nomor yang digunakan untuk mendaftar masih aktif.

6. Menggunakan Aplikasi Flip.

Aplikasi flip sangat dibutuhkan bagi kakak yang sering bertransaksi membeli sesuatu dengan metode pembayaran transfer Bank yang berbeda.

Fungsi utama dari aplikasi ini adalah tranfer uang ke semua bank tanpa biaya admin. Dengan begitu, pengeluaran uang lebih hemat, dan saya sarankan agar kakak menggunakan aplikasi Flip.

Lebih jelasnya silahkan baca panduan transfer uang beda bank tanpa biaya admin menggunakan aplikasi Flip. Semoga bermanfaat.

7. Mengatur Keuangan Bisnis.

Paling penting dan paling utama adalah mengelola keuangan bisnis dengan baik. Karena faktor terbesar yang menyebabkan kegagalan usaha adalah kesalahan dalam mengelola keuangan.

Tapi, ketika kakak berharap bisa mengelola keuangan bisnis secara baik dan tepat, maka kakak kudu siap mempelajari yang namanya akunting. Dengan menguasai akunting, kakak akan tahu keadaan bisnis, dan kondisi keuangan.

Karenanya, silahkan baca panduannya di sini cara sederhana dan tepat mengatur keuangan bisnis, dan silahkan berkomentar jika terdapat materi yang sulit dipahami.

Terimakasih.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.