Manfaat, dan 8 Cara Memisahkan Uang Pribadi dengan Uang Usaha

Selamat datang dan berjumpa kembali bersama Lummatun, tempatnya kita untuk belajar bersama kaitan dengan dunia usaha, marketing online, dan Website.

Sebelum melanjut ke pembahasan inti, akan lebih baik jika kakak mengetahui terlebih kaitan manfaatnya ketika memisahkan keuangan.

Berikut ini Beberapa Manfaat dari Memisahkan Uang Pribadi dan Bisnis.

1. Perencanaan Usaha Akan Lebih Teratur.

Anggaran, atau perencanaan usaha lebih tertata dan teratur termasuk manfaat pertama ketika kakak memisahkan keuangan pribadi dan bisnis.

Kakak akan lebih mudah membuat anggaran bisnis, laporan, memperkirakan biaya yang harus dikeluarkan, dan mengetahui jumlah pemasukan dari hasil penjualan.

2. Memudahkan Penghitungan Pajak.

Apabila kakak masih menggabungkan uang bisnis dan pribadi, tentunya kakak kesulitan membedakan mana biaya yang dikeluarkan untuk kepentingan usaha, dan pribadi.

Tapi, kakak akan tahu secara jelas pengeluaran dan keuntungan bisnis jika kakak sudah memisahkan keuangan. Dengan begitu, penghitungan dan pembayaran pajak lebih mudah dan akurat.

3. Bisa Membuat Rekening Atas Nama Bisnis.

Seumpama kakak punya keinginan kuat untuk memisahkan uang bisnis dan pribadi, maka buatlah dua rekening.

Rekening satu khusus keperluan pribadi, dan satunya lagi untuk keperluan bisnisnya kakak. Jika nantinya bisnis yang dikelola sudah berkembang, kakak bisa buat rekening atas nama bisnisnya kakak. Tidak lagi menggunakan nama pribadi.

4. Menambah Kepercayaan Konsumen.

Setelah punya rekening atas nama bisnis, hal itu bisa menambah profesionalitas suatu bisnis yang kakak miliki.

Seperti yang kakak tahu, mereka calon konsumen lebih percaya terhadap seseorang yang punya tanggung jawab, dan profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai pebisnis.

5. Mengetahui Keadaan Uang Kas.

Manfaat selanjutnya adalah kakak akan tahu secara pasti keadaan uang kas saat ini, seperti mengetahui pengeluaran, pemasukan, dan keuntungan.

Bahkan, dengan mengetahui keadaan uang kas, kakak bisa mengambil keputusan dan tindakan yang tepat untuk mengembangkan usaha dalam jangka panjang.

Berikut ini 8 Cara Memisahkan Uang Pribadi dan Uang Usaha yang Harus dilakukan:

1. Membuat Rekening Pribadi dan Rekening Usaha.

Memiliki rekening terpisah termasuk cara terbaik untuk memisahkan keuangan, terlebih bagi kakak sebagai pengusaha yang harus pandai mengelola dan mencatat keuangan.

Kalau sebelumnya kakak sudah punya rekening, kakak bisa membuka rekening baru dengan data pribadi yang sama.

Berikut ini tips membuat rekening baru untuk keperluan bisnis:

  • Melakukan riset. Kakak bisa bertanya kepada pebisnis lainnya kaitan bank yang digunakan untuk bisnisnya, dan tanyakan juga alasan mereka menggunakan bank tersebut.
  • Memperhatikan Kebijakan Bank. Kakak boleh menanyakan tentang minimum saldo, dan biaya transaksi.
  • Menentukan Layanan yang diperlukan. Semisal, kakak punya rencana membayar karyawan, atau membeli sesuatu dengan metode tranfer bank, maka saya sarankan agar kakak membuat Mobile Banking sekalian, supaya proses tranfer uang lebih mudah, cepat, dan praktis.
  • Membuat Nama Rekening dengan Nama Bisnis. Jika bisnisnya kakak sudah terdaftar hukum resmi, maka saran saya buat nama rekening dengan nama bisnisnya kakak. Jangan menggunakan nama pribadi.

2. Memeriksa Transaksi Rekening.

Fokus terhadap penjualan, dan kualitas produk memang perlu diutamakan, karena hal tersebut dapat membantu kakak dalam mengembangkan usaha.

Tapi, proses meraih kesuksesan usaha dibutuhkan pula catatan transaksi yang jelas, dan akurat supaya kakak tahu jumlah pengeluaran, pemasukan, dan keuntungan.

Oleh sebab itu, kakak perlu memeriksa dan mencatat semua transaksi yang dilakukan dengan rekening bisnis.

Berikut ini beberapa transaksi yang perlu dicatat:

  • Biaya produksi. Contoh, transaksi membeli bahan, dan peralatan.
  • Gaji karyawan. Ketika kakak sudah membayar karyawan, catatlah transaksi tersebut sebagai bahan pertimbangan, dan supaya kakak mengetahui jumlah keuntungan bersih setelah dipotong gaji karyawan.
  • Investasi. Para pengusaha yang bisnisnya mulai ada perkembangan, biasanya mereka melakukan investasi kembali pada bisnisnya, seperti membeli peralatan yang lebih modern. Jika kakak sudah berinvestasi untuk mengembangkan usaha, maka catatlah transaksinya supaya kakak bisa menentukan target kesuksesan dari investasi tersebut. Semisal, kakak membeli peralatan yang lebih canggih seharga 5 juta. Buatlah catatan, dan target dalam waktu 3 bulan uang 5 juta itu sudah kakak dapatkan lagi dari hasil penjualan.

3. Menggunakan Aplikasi Pencatat Keuangan.

Jika selama ini kakak masih menggunakan buku biasa untuk mencatat semua transaksi, baik itu pengeluaran, pemasukan, dan keuntungan bisnis, sekarang waktunya berpindah ke yang lebih modern, yakni menggunakan aplikasi pencatat keuangan.

Ada banyak pilihan aplikasi yang fungsinya untuk mengelola keuangan, dan salah satunya adalah Buku Warung.

Saya sendiri menggunakan aplikasi Buku Warung sudah cukup lama. Berikut ini beberapa alasan kenapa kakak perlu menggunakan aplikasi tersebut:

  • Melakukan Pencatatan Keuangan Usaha Secara Global. Kakak bisa membuat catatan semua transaksi seperti pemasukan, pengeluaran, utang piutang, mencatat jumlah produk, dan sebagainya.
  • Menyimpan Laporan Keuangan Secara Otomatis. Kakak bisa download laporan keuangan, dan keuntungan harian, bulanan, bahkan tahunan secara otomatis.
  • Pengingat Untuk Pelanggan. Jika kakak punya pelanggan yang masih punya hutang, kakak bisa mengirim pemberitahuan atau pengingat kepada pelanggan untuk membayarnya.
  • Seluruh data transaksi tersimpan aman. Semua catatan yang kakak buat secara otomatis akan tersimpan di server aplikasi Buku Warung secara aman. Jadi, kakak tidak perlu khawatir kehilangan data penting.

Sebenarnya masih banyak keunggulan aplikasi buku Warung, tapi tidak bisa saya sebutkan semuanya di sini. Lebih jelasnya kakak bisa download langsung melalui Play Store, atau lewat link berikut Aplikasi Buku Warung.

4. Jangan Menggunakan Fasilitas Usaha Untuk Kepentingan Pribadi.

Langkah selanjutnya untuk memisahkan keuangan pribadi dan bisnis, adalah jangan menggunakan fasilitas usaha untuk kepentingan pribadi.

Semisal, kakak punya kompor gas khusus memasak makanan menu warung makan, maka jangan gunakan kompor gas tersebut untuk memasak makanan untuk keluarga.

Hal ini dilakukan supaya kakak menyiapkan biaya servis menggunakan keuangan usaha jika suatu saat kompor gas mengalami kerusakan. Jangan menggunakan uang pribadi untuk memperbaikinya.

Dengan begitu kakak akan tahu secara jelas pengeluaran, dan biaya apa saja yang diperlukan usaha.

5. Mengatur Keuangan Usaha dengan Baik.

Tujuan utama dari pemisahan uang pribadi dan bisnis adalah agar pengelolaan keuangan menjadi lebih baik.

Saya juga yakin, keinginan kakak memisahkan uang pribadi dan bisnis tujuannya seperti itu, supaya bisa mengatur keuangan, karena kakak sudah tahu bahwa faktor terbesar yang menyebabkan gagalnya suatu bisnis disebabkan keadaan uang yang tidak teratur, dan berantakan.

Oleh sebab itu saya berikan beberapa tips mengatur keuangan usaha dengan baik, dan diantaranya sebagai berikut:

  • Memantau Neraca Keuangan.
  • Memantau Laba dan Rugi.
  • Memantau Keadaan Uang Kas.
  • Membuat Jadwal Perkerjaan yang Harus dilakukan.

Masih banyak lagi yang lainnya. Lebih lengkap silahkan baca tips yang sederhana untuk mengelola keuangan usaha, dan semoga bermanfaat untuk kita semua.

6. Membuat Anggaran Bisnis yang Tepat.

Apa yang akan kakak lakukan ketika sudah punya dua rekening untuk memisahkan uang pribadi dan bisnis?

Rekening bisnis tentunya untuk mengelola biaya yang akan dikeluarkan, menyimpan pemasukan, dan keuntungan.

Sedangkan rekening pribadi dikhususkan untuk menyisakan sedikit dari hasil penjualan untuk kebutuhan sehari-hari.

Tapi semua itu tidak akan berhasil jika kakak belum punya anggaran bisnis.

Anggaran bisnis adalah perencanaan dalam suatu bisnis yang disusun pada periode yang telah ditentukan. Kemudian, penganggaran bisnis adalah suatu hal yang dilakukan secara rutin. Dalam dunia bisnis, anggaran merupakan bentuk perencanaan sebagai upaya memperkirakan keuangan bisnis.

Adapun manfaatnya ketika kakak punya anggaran bisnis sebagai berikut:

  • Kakak akan tahu perkara apa saja yang bisa menguntungkan dan merugikan bisnis.
  • Kakak akan tahu biaya operasional, dan penjualan.
  • Menyiapkan diri untuk menangani biaya yang tidak terduga.

Kakak bisa membacanya lebih lengkap tentang itu semua di sini apa itu anggaran bisnis dan bagaimana cara membuatnya. Silahkan dibaca dan semoga bermanfaat.

7. Mengelola Uang Kas Sebaik Mungkin.

Kakak sebagai pengusaha perlu memahami keilmuan tentang akuntansi. Banyak yang beranggapan kalau ilmu tersebut cukup membuat kepala pusing karena kakak perlu memahami ilmu matematika, tapi bagaimana juga, kakak dituntut agar bisa mengelola uang kas dengan baik dengan cara memahami akuntansi.

Kiranya tidak ada faedahnya jika hanya memisahkan uang pribadi dan bisnis, jika kakak sendiri belum siap menjadi akuntan, atau orang yang menyusun, mengawasi, dan memperbaiki keadaan uang kas.

Dalam bidang ilmu akuntansi dijelaskan bahwa pengertian uang kas adalah suatu kegiatan usaha yang berbentuk uang tunai untuk biaya operasional usaha secara umum.

Oleh sebab itu pelajarilah materi tentang mengelola uang kas supaya keadaan uang kas milik kakak dapat stabil untuk mengembangkan bisnis.

8. Mengetahui Kesalahan Saat Mengelola Uang Usaha.

Supaya rencana kakak dalam memisahkan keuangan dapat berjalan lancar, langkah terkahir yang perlu dilakukan adalah mengetahui beberapa kesalahan yang sering terjadi saat mengelola uang dan berusaha untuk menghindarinya.

Berikut ini beberapa contoh kesalahan yang harus kakak hindari:

  • Melakukan investasi terlalu banyak.
  • Mengharapkan penjualan yang meningkat tanpa menyiapkan anggaran untuk pemasaran.
  • Membuat Harga Tapi Tidak Melihat Harganya Pesaing.

Sebenarnya masih banyak lagi kesalahan-kesalahan lainnya. Tapi pembahasan lebih lengkapnya bisa kakak baca di sini Mengetahui Kesalahan Saat Mengelola Uang Bisnis, dan materi tersebut sudah saya buat selengkap mungkin.

Kiranya cukup sekian, dan bertanyalah lewat kolom komentar jika ada pembahasan yang membuat kakak bingung, dan sulit memahaminya.

Terimakasih.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.