Cara Upload Menambahkan Produk Toko Online WooCommerce

Selamat datang dan berjumpa kembali bersama Lummatun, media yang dijadikan sebagai tempat pembelajaran dunia usaha, perdagangan, marketing online, dan website.

Kali ini masih berhubungan dengan plugin WooCommerce, yakni tentang produk, dan kedepannya akan saya tuliskan lagi panduan lainnya.

Insya Allah.

Oleh sebab itu, sering-sering datang kembali ke sini supaya kakak tidak ketinggalan update artikel dari saya.

Terimakasih.

Catatan dan perhatian. Apabila ada pembahasan yang belum dipahami maka kakak boleh bertanya melalui kolom komentar, atau menghubungi saya langsung melalui halaman kontak.

Lanjut ke pembahasan.

1. Masuk Ke Dasbor WordPress.

Langkah pertama tentunya masuk dulu ke Dasbor WordPress supaya bisa mengakses WooCommerce.

2. Pilih Menu Tambah Baru.

Jika sudah masuk silahkan pilih menu produk dan kemudian tambah baru.

3. Mengisi Judul dan Keterangan Produk.

Perhatikan nomor yang sudah saya buat. Nomor satu silahkan diisi dengan nama produk. Nomor dua diisi dengan penjelasan terperinci, jelas, dan tambahkan beberapa kelebihan atau keunggulan produk yang kakak jual supaya calon konsumen lebih yakin untuk membelinya.

Nomor tiga ada dua pilihan, yakni simpan draft, dan pratinjau. Fungsi dari simpan draft adalah untuk menyimpan hasil tulisan supaya nantinya bisa diedit kembali tanpa harus menulis dari awal. Fungsi pratinjau adalah untuk melihat hasilnya tulisan yang kakak buat.

Nomor empat adalah untuk membuat kategori produk. Berhubung yang saya contohkan disini adalah tas selempang wanita Original Fossil, maka kategori yang saya buat adalah tas wanita.

Nomor lima untuk membuat tag produk. Singkatnya, fungsi dari tag produk adalah untuk memisahkan beberapa produk berdasarkan brand atau merek.

Berhubung yang saya contohkan adalah tas wanita brand Fossil, maka yang saya buat adalah Fossil.

4. Mengatur Harga Produk.

Sekarang waktunya membuat harga produk toko online WooCommerce. Pada bagian harga normal silahkan isikan dengan harga jual, dan pada bagian harga obral silahkan diisi jika kakak ingin memberi diskon atau potongan harga.

Pada bagian status pajak silahkan di isi dikenai pajak, dan pada bagian kelas pajak diisi dengan Standar.

Lebih jelasnya monggo perhatikan gambarnya.

5. Menambahkan SKU produk.

SKU adalah stock keeping unit, yang artinya kakak bisa membuat nama singkat dan jumlah produk yang dapat dibeli. Karenanya, kakak disarankan untuk mengisinya, dan perlu dicentang pada bagian aktifkan manajemen stock di tingkat produk.

Sedangkan pada bagian Jual Terpisah tidak perlu dicentang.

6. Menentukan Biaya Pengiriman.

Selanjutnya kakak perlu mengatur berat produk, dan ukuran paket.

Ingat yea kak.. Ukuran paket… Bukan ukuran produk.

Lanjut..

Jika berat produk kisaran 300 gram, maka diisi 300. Jika berat produk sekitar 1 KG, maka diisi dengan 1000 (seribu), karena pengaturan berat toko saya menggunakan gram. Bukan Kilo Gram.

Pada bagian Dimensi diisi dengan ukuran paket.

7. Mengatur Produk Tertaut.

Naaah. Pada langkah ini kakak bisa menghubungkan produk yang sudah di upload sebelumnya. Tapi, kalau kakak baru pertama kali upload produk maka belum bisa menghubungkan beberapa produk.

Jadi pada langkah ini boleh dikosongkan.

Tapi nanti kalau kakak sudah menambah beberapa produk baru maka saya sarankan menggunakan fitur yang satu ini.

8. Membuat Atribut.

Atribut produk mempunyai fungsi untuk mengelompokkan beberapa produk berdasarkan tahun, atau bulan.

Untuk membuatnya silahkan klik Tambahkan pada bagian Atribut produk kustom, dan membuat nama sesuai tahun yang kakak inginkan.

Kemudian klik Simpan Atribut.

9. Pengaturan Lanjutan produk WooCommerce.

Pada bagian ini kakak disarankan untuk membuat catatan pembelian, dan mengaktifkan ulasan supaya konsumen bisa memberi ulasan atau review mengenai produk yang kakak jual.

Contoh catatan pembelian

Terimakasih sudah belanja di toko kami. Harap diperhatikan penulisan alamat harus lengkap, dan mencantumkan nomor telepon aktif supaya kurir lebih mudah menghubungi kakak jika paket sudah datang.

Dan produk boleh dikembalikan jika tidak sesuai gambar.

Terimakasih.

10. Membuat Deskripsi Singkat.

Selanjutnya kakak perlu menambahkan deskripsi atau penjelasan singkat mengenai produk yang dijual.

Biasanya, deskripsi singkat produk letaknya di bawah judul atau nama produk. Tergantung thema yang digunakan.

11. Menentukan Gambar Produk.

Pada bagian ini sangatlah penting, karena salah satu faktor terbesar yang mendorong minat calon konsumen untuk melakukan pembelian adalah gambar produk.

Pada bagian Gambar Produk diisi dengan gambar unggulan atau utama.

Pada bagian galeri produk diisi beberapa gambar produk. Saran saya tambahkan gambar produk paling sedikit ada tiga buah. Di sinilah para calon konsumen bisa menggeser untuk melihat beberapa gambar yang kakak upload.

Alhamdulillah, akhirnya selesai juga panduan yang berhubungan dengan website toko online.

Jika kakak butuh bantuan silahkan hubungi kami melalui halaman kontak, atau bertanya melalui kolom komentar yang sudah disediakan.

Terimakasih.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.