Halaman ini sebatas saran dari Lummatun.
“Sebisa mungkin, jangan bersandar pada bank. Karena ketika kamu meminjam hari ini, kamu sedang menggadaikan masa depan bisnismu.”
Kenapa sebaiknya pengusaha—terutama di bidang properti—menghindari bank?
- Bunga yang Menggerus Keuntungan
Kredit bank hampir selalu datang dengan bunga yang tinggi, terutama untuk proyek properti yang belum menghasilkan. Kalau perputaran uangmu tidak sesuai rencana, bunga ini bisa jadi beban besar yang memakan margin usaha. - Tekanan Pembayaran Rutin
Dunia properti itu penuh ketidakpastian—proyek bisa tertunda, pembeli bisa batal. Tapi bank tidak peduli. Cicilan tetap harus dibayar tiap bulan, apapun kondisi lapangannya. - Risiko Penyitaan Aset
Kalau sampai telat bayar, aset yang dijaminkan bisa diambil alih. Artinya, bukan cuma kehilangan proyek, tapi juga bisa kehilangan fondasi bisnismu. - Kebebasan Bisnis Terkekang
Ketika terlalu tergantung pada pinjaman bank, keputusan bisnis bisa jadi tidak lagi fleksibel. Fokusmu bukan lagi pada strategi jangka panjang, tapi pada bagaimana bertahan dari tekanan cicilan bulan ini. - Dan kaitan meminjam uang di bank, sebenarnya Ada perbedaan pendapat. Tapi kalau dari Lummatun sendiri lebih condong pada keterangan yang dijelaskan Buya Yahya, yang disampaikan dalam video berikut:
