Deploy Website dengan Netlify/Vercel
Setelah website selesai dikembangkan, langkah berikutnya adalah melakukan deployment agar bisa diakses oleh publik. Netlify dan Vercel adalah dua platform populer yang memudahkan proses ini, terutama untuk website berbasis static atau framework frontend seperti React dan Next.js.
1. Deploy dengan Netlify
a. Persiapan:
- Pastikan kode sudah tersimpan di GitHub, GitLab, atau Bitbucket.
- Buat akun di Netlify.
b. Langkah Deployment:
- Login ke Netlify dan klik “New site from Git”.
- Pilih repository tempat kode Anda disimpan.
- Tentukan branch yang akan dideploy (biasanya
mainataumaster). - Jika menggunakan framework seperti React, tambahkan perintah build (misalnya,
npm run build). - Klik “Deploy”, lalu tunggu hingga proses selesai.
- Setelah selesai, Netlify akan memberikan URL untuk mengakses website.
2. Deploy dengan Vercel
a. Persiapan:
- Pastikan kode sudah tersimpan di GitHub, GitLab, atau Bitbucket.
- Buat akun di Vercel.
b. Langkah Deployment:
- Login ke Vercel dan klik “New Project”.
- Hubungkan dengan akun GitHub/GitLab dan pilih repository yang ingin dideploy.
- Jika menggunakan framework seperti Next.js, Vercel akan otomatis mendeteksi dan mengatur build-nya.
- Klik “Deploy” dan tunggu hingga proses selesai.
- Vercel akan memberikan URL untuk website yang sudah live.
3. Perbedaan Netlify vs Vercel
| Fitur | Netlify | Vercel |
|---|---|---|
| Dukungan Static Site | Ya | Ya |
| Dukungan Framework Frontend | Ya | Lebih optimal untuk Next.js |
| Custom Domain | Ya | Ya |
| Serverless Function | Ya | Ya |
| Kecepatan Deployment | Cepat | Sangat Cepat |
4. Menambahkan Custom Domain
Setelah website live, Anda bisa menambahkan domain kustom dengan:
- Netlify: Buka Domain Settings, tambahkan domain, dan atur DNS sesuai petunjuk.
- Vercel: Buka Settings > Domains, tambahkan domain, lalu konfigurasikan DNS.
Setelah setup selesai, website Anda akan memiliki URL yang lebih profesional, seperti www.lummatun.com.